My
resolution in 2013….
Akemashite Omedetou Minna! Happy New
Year 2013.
Well, esai kali ini gue bakal bikin resolusi, ya resolusi buat diri gue
sendiri. Iya diri gue sendiri, kenapa? Kalau lo mau tahun ini lebih baik dari
kemarin, ya lo intropeksi, dan buat itu sendiri. Karena? Yang punya masalah itu
diri lo J
Dimulai dari
awal tahun, well, gue mungkin akan
merangkum skejul (re: schedule) gue
sampe tengah bulan. January? It’s my
birthday! So -_-? So, gue tambah tua. Ya tua. Iya tua… and I’m 18th years old. Tentu, gue harus menjadi versi
yang lebih baik, eh jauh lebih baik dari 17 gue. Yakali gue udah tua, tapi pola
pikir, kelakuan dan ego masih umur 15? Gak lah ya. Gue udah beda, selain udah
makin tua, dari segi pendewasaan juga. Untuk diri sendiri, gue harus makin
dewasa karena anak pertama, dan gue harus banyak bagaimana jadi wanita sejati.
Karena gue bentar lagi mahasiswi yeaay \^o^/~ :D
Gue harus
belajar masak, bersolek, berinteraksi dan lainnya. Selain itu tidak lepas dari
sekolah. Tantangan hidupnya disini adalah ujian praktek. Apalagi senam -____-
January- February. Kelompok gue Karisma Amirah Fatin (re: Isma) dan
Delina Fitri (re: Delina). Sebenarnya gue klop banget sama mereka, dari segi
pemikiran wanita. Kita seneng belanja. Pikiran kita juga kompak, bahkan bukan
hanya segi senam, tapi juga dari segi pertemanan… *hiks* jadi sedih inget mau
lulus. Okay back to the topic. Kita pernah sampe nginep segala di rumah Isma.
Kita bikin gerakan, untung Delina jagoan, semblehoy lah. Dan kita ketagihan
sama Thai Tea di Gudang Rottie, daerah Vila Jatibening Tol. Gak cuman senam,
masih banyak ujian praktek yang nunggu kita. Jadi, dipastikan jadwal bakalan
padet.
Solusi: Gak
boleh males di January-February demi
semangatnya ujian praktek. Sebenarnya dari January
sampe menjelang SIMAK -__- susun rencana, buat kepastian kerjaan mana yang
harus didahuluin. Dan gue harus jaga kesehatan se-sehat-sehatnya. Mengingat gue
yang ringkih akan penyakit.
March. Udah mulai Try Out. Dan latihan ujian nasional. Mengingat UN 20 paket,
dan nilai UN pengaruh ke SNMPTN, gue harus mengatasi kelemahan gue di
Matematika dan Fisika. Ketidaktelitian gue di Kimia-Bahasa, dan kepelupaan gue
di Biologi. But, dear me. I have another
challenge in this, I am the one of person who “nyebrang ke IPS”. So, because
there is no IPC in UI (katanya) gue harus belajar IPS. Beruntungnya, temen
baik gue, Cindy, mau belajar bareng soal ini. Dan di bimbel pun gue akan
memanfaatkan guru IPS yang ada.
Solusi: Gue
harus susun jadwal. Dan DISIPLIN! Ayo Meyanne harus DISIPLIN. Gue harus bisa
membagi waktu dan membuat skala prioritas disini. Gue harus menahan godaan The
Sims 3 yang apalagi udah di upgrade di computer supaya waktu luang gue buat
belajar… iya belajar…
April-May-June. Welcome, well,
UN… SNMPTN…
SIMAK! My last goal. Ini 3 bulan terakhir yang, well, pasti
bikin stress. Cukup buat marathon lah. Ibarat senam, UN itu pemanasan,
pengumuman dan seleksi SNMPTN itu inti, dan cooling down nya SIMAK. Mungkin
disinilah saatnya titik terpintar gue bekerja karena otak gue benar-benar
diasah. Dan, karena gue makhluk yang nyebrang, maka SIMAK lah penentu hidup
perkuliahan gue kedepannya. I wish, I
will have my own yellow jacket. Yes, UNIVERSITAS INDONESIA. My last goal in June. FISIP
UI-Communication Faculty. That’s my wish and in The Name of Allah, I
pray for this. I know I can do this. Gue Cuma berharap bisa bikin orang tua
gue bangga dengan gue menjadi mahasiswi di UI. I never stop praying about this, seriously. Gue anak pertama, dan
gue harus membanggakan orang tua gue dengan jalan yang gue suka.
Solusi: Ini
emang last goal gue, tapi tantangan terus update kedepannya. Selain
memperbanyak ibadah dan doa, belajar gue nih, gimana caranya gue harus bisa
nemuin cara belajar yang sesuai. Karena perjuangan gue cukup keras mengingat
gue adalah mahasiswi nyebrang. Gue juga harus buat Plan
B. Walau sebenarnya gue udah buat Plan B
itu sendiri sih. Intinya minta yang terbaik sama Tuhan dan jangan putus
usaha+doa.
Well, itu resolusi gue sampe June.
Gue sebenarnya udah mikirin kedepannya, but,
I have to face this first. Ini prioritas utama gue pada saat ini. Gue
bersumpah gue bakal jadi anak pertama yang bisa ngebanggain orang tua. I will make my parents proud in my beautiful
way J


No comments:
Post a Comment